Panduan Islami Menghadapi Anak yang Tidak Sesuai Harapan Orang Tua
Tidak semua anak tumbuh sesuai dengan
harapan orang tua. Ada yang memiliki sifat, kebiasaan, atau pilihan hidup yang
berbeda dari ekspektasi keluarga. Dalam kondisi seperti ini, Islam mengajarkan
kita untuk tetap sabar, penuh kasih sayang, dan berpegang pada petunjuk
Al-Qur’an. Anak bukan sekadar kebanggaan atau pelipur hati, tetapi juga amanah
dan ujian dari Allah.
1. Menyadari Bahwa Anak Adalah Ujian
Allah mengingatkan bahwa anak bisa menjadi
sumber ujian, sehingga sikap yang tepat adalah sabar dan bertakwa.
وَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّمَآ أَمۡوَٰلُكُمۡ وَأَوۡلَٰدُكُمۡ
فِتۡنَةٞۚ وَأَنَّ ٱللَّهَ عِندَهُۥٓ أَجۡرٌ عَظِيمٞ
📌 Pesan ayat: Saat anak tidak
sesuai harapan, jangan buru-buru menilai negatif, karena mungkin Allah ingin
melatih kesabaran dan keikhlasan kita.
2. Tetap Bersikap Baik Walau Berbeda Harapan
Islam memerintahkan berbuat baik meskipun
ada perbedaan, bahkan dalam hal keyakinan.
وَصَاحِبۡهُمَا فِي ٱلدُّنۡيَا مَعۡرُوفٗا
“Dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik…” (QS. Luqman: 15)
📌 Pelajaran: Jika kepada orang tua
yang berbeda keyakinan saja diperintahkan untuk berbuat baik, tentu kepada anak
yang berbeda sifat atau jalan hidup lebih wajib lagi kita berlaku penuh kasih.
3. Meneladani Kesabaran Nabi Ya’qub
Nabi Ya’qub menghadapi anak-anak yang
berbuat zalim kepada saudaranya, Nabi Yusuf. Meski begitu, beliau tetap memberi
arahan dengan penuh kelembutan.
يَٰبَنِيَّ لَا تَدۡخُلُواْ مِنۢ بَابٖ وَٰحِدٖ
وَٱدۡخُلُواْ مِنۢ أَبۡوَٰبٖ مُّتَفَرِّقَةٖ
📌 Pelajaran: Arahan dan nasihat
bisa tetap disampaikan tanpa memutuskan cinta dan hubungan.
4. Memperbanyak Doa untuk Anak
Doa adalah senjata utama orang tua. Nabi
Ibrahim pun mendoakan keturunan beliau agar tetap berada di jalan Allah.
رَبِّ ٱجۡعَلۡنِي مُقِيمَ ٱلصَّلَوٰةِ وَمِن ذُرِّيَّتِيۚ
رَبَّنَا وَتَقَبَّلۡ دُعَآءِ
📌 Tips: Doakan akhlak dan keimanan
anak secara spesifik, bukan hanya keberhasilan duniawinya.
5. Menggunakan Hikmah dalam Mendidik
Allah memerintahkan untuk menyampaikan
kebenaran dengan hikmah dan nasihat yang baik.
ٱدۡعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلۡحِكۡمَةِ وَٱلۡمَوۡعِظَةِ
ٱلۡحَسَنَةِ
Menghadapi
anak yang berbeda dari harapan bukan berarti gagal sebagai orang tua. Justru di
situlah peluang untuk menunjukkan kesabaran, memperbanyak doa, dan menerapkan
ajaran Islam dengan konsisten. Ingatlah bahwa anak adalah amanah, bukan milik
mutlak kita. Tugas kita adalah membimbing dengan kasih, bukan memaksa sesuai
ambisi pribadi.
Demikian uraian singkat Panduan Islami Menghadapi Anak yang Tidak Harapan Orang Tua. Semoga bermanfaat. Wallahu 'alam Bishowab.
0 Response to "Panduan Islami Menghadapi Anak yang Tidak Sesuai Harapan Orang Tua"
Post a Comment