Agar Hidup Tetap Optimis, Pelajari 6 Ayat Ini Dalam Al-Qur'an


Rasiyambumen.com Kajian Khazanah Islam (kategori posting Aqidah)
 
Pembaca budiman, Bimbingan dan Ridha-Nya semoga selalu tercurah serta mengiringi kita dalam segala aktivitas di dunia ini, berharap untuk mendapatkan kebahagiaan serta menyandarkan Rahmat-Nya di Akhirat kelak. Aamiin.  
 
Dalam mengarungi hidup ini, pasti tak lepas dari cobaan/ujian yang kadang membuat kita menjadi putus harapan. Namun hidup harus terus berjalan dan perlu untuk move on. Walaupun dengan langkah terengah-engah dan dengan berjalan terseok-seok, yang penting "Bergerak Hidupkan Harapan".  Berusahalah dengan penuh keyakinan dan semangat, karena Allah berjanji untuk terus menemani di setiap langkah kita. Amiin.
 
Ada 6 ayat Al-Quran yang dapat memantik 'Optimis' dalam menapaki hidup ini, jika kita renungkan dan hayati makna yang terkandung di dalamnya. 
 
Apa sajakah dari 6 ayat tersebut?. Mari ikuti dengan ikhlas, munculkan hati yang terbuka.
 
1. Surat Al-Insyirah ayat 5-6.
Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam pun sama seperti manusia lain, pernah merasakan keresahan dalam hatinya. Allah SWT kemudian menurunkan Surat Al-Insyirah sebagai sebagai penenang hati. Dalam surat tersebut tercantung ayat tentang ayat yang berbunyi :
"Karena sesudah kesulitan itu ada kemudahan. "Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan" (QS, Al-Insyirah/94 : 5-6).
 
Kedua ayat tersebut membuktikan setiap kesulitan tidak akan berlangsung selamanya. Dan dalam situasi kesulitan pasti akan ada kemudahan yang menyertainya. Kita harus pecaya itu, sebab firman Allah itu pasti benar. 
 
2. Surat Ali Imran ayat 139.
Saat kita sedang sedih, mungkin terasa begitu kecil dan lemah. Padahal manusia diciptakan oleh Allah adalah yang paling sempurna dibandingkan makhluk lainnya. Sebagaimana disebutkan dalam ayat Al-Quran sebagai berikut :

"Dan janganlah kamu (merasa) lemah dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang beriman" (QS, Ali Imran/3 : 139) 

Jangan biarkan kamu larut dalam kesedihan atau emosi negatif. jika muncul pikiran buruk segera alihkan ke hal yang lebih bermanfaat. Dan jadikan kekurangan sebagai pemicu untuk menjadi pribadi yang lebih kuat dan baik. 

3. Surat Al-Baqarah ayat 286. 
Saat itu umat Islam, banyak yang sedang merasakan cemas. Mereka khawatir akan diberi cobaan yang amat berat dan sulit untuk dihadapi atau diselesaikan karena terlalu berat bebannya. 
 
Dengan kegelisahan yang dirasakan oleh umat Islam, Allah segera merespon/menanggapi dan menjelaskan bahwa setiap ujian yang diberikan tidak akan melampaui kesanggupan manusia. Meski apa yang dihadapi terasa berat, kalian pasti bisa melaluinya. 
Untuk memberi kepastian bahwa kamu pasti mampu menyelesaiakannya Allah SWT menurunkan ayat 286 yang terdapat di dalam surat Al-Baqarah sebagai berikut :   
 
"Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya, dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.
(Mereka berdoa) 'Ya Tuhan kami jangan Engkau hukum kami jika kami lupa atau salah. 
Ya Tuhan kami jangan Engkau bebankan kepada kami beban yang berat, sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. 
Ya Tuhan kami janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. 
Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkau penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir". (QS, Al-Baqarah/2 : 286).  
 
4. Surat At-Taubah ayat 40.
Ayat ini adalah ayat yang memberikan dorongan semangat, sebab Allah pasti akan memberikan pertolongan kepada hamba-Nya meski dalam situasi yang begitu sulit sekalipun. Bersedih memang boleh, tetapi jangan berlarut-larut. Mulailah "Bergerak Hidupkan Harapan" , sebab pertolongan Allah itu nyata. Sesuai firman-Nya di dalam Al-qur'an sebagai berikut : 
 
"Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musrikin Mekkah) mengeluarkannya (dari Mekkah) sedang dia, salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam goa, diwaktu dia berkata kepada temannya. "Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita". Maka Allah menurunkan ketenangan kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Al-Qur'an menjadikan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana". (QS, At-Taubah/9 : 40).   

5. Surat Al-Baqarah ayat 216. 
Ayat ini mengisaratkan/menggambarkan bahwa kita jangan suka mengira bahwa yang tidak kita sukai itu pasti jelek/buruk untuk kita. Dan yang burukpun tidak harus kamu benci. Sebab diantara keduanya tidak ada yang kita ketahui. Apakah yang kita sukai itu pasti baik bagi kita. Atau yang kita benci itu pasti buruk untuk kita. Sebaiknya kita fair (adil) dalam menerimanya. Sebagaimana firman Allah di bawah ini, bahwa dari kedua jenis itu kita harus berhusnudzon (berbaik sangka). Sebab firman Allah telah menerangkan kepada kita sebagai berikut :
"Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesutu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui". *QS, Al-Baqarah/2 : 216. 

6. Surat Ath-Thalaq Ayat 1-2.
Bertaqwa kepada-Nya adalah jaminan Allah kepada setiap manusia untuk memberikan jalan keluar atas segala permasalahan yang sedang dihadapi. Kuncinya adalah tetap tawakal dan tidak berhenti berusaha, pasti akan datang pertolongan yang tidak disangka-sangka / tidak terduga. 
Apapun yang sedang dihadapi sekarang, selalu ingat bahwa Allah Maha Besar dan Maha perkasa, dan setiap janjinya bersifat pasti. 
Apa yang Allah telah firmankan di Surat At-Thalaq ayat 1-2 adalah suatu tantangan kepada hamba-Nya yang tetap istiqamah bertakwa dan bertwakal  "Inilah bunyi ayatnya :

"Barangsiapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu". (QS, Ath-Thalaq/65 : 1-2). 

Demikian uraian singkat materi "Agar Hidup Tetap Optimis, Pelajari 6 Ayat Dalam Al-Qur'an". Semoga bermanfaat, dan setelah membacanya akan lebih bersemangat, optimis, serta memotivasi untuk mulai 'bergerak, hidupkan harapan'. Aamiin.

0 Response to "Agar Hidup Tetap Optimis, Pelajari 6 Ayat Ini Dalam Al-Qur'an"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel