Ada 4 Surat Pendek Yang Dianjurkan Nabi SAW Ketika Shalat Tahajud.


JADWAL SHAOLAT

Rasiyambumen.com Kajian Khazanah Islam (kategori posting Shalat)
Pembaca budiman Bimbingan dan Ridha-Nya semoga selalu tercurah serta megiringi kita dalam segala aktivitas di dunia ini, untuk meraih kebahagiaan dan mengharap Rahmat-Nya di Akhirat kelak. Aamiin.
 
Shalat Tahajud adalah salah satu shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah shalat Isya hingga terbit Fajar shodiq, dan harus sudah melakukan tidur terbebih dahulu walaupun hanya sebentar. 

Shalat tahajud dapat dikerjakan dengan dua raka'at hingga 10 raka'at dengan cara setiap dua raka'at salam, dan ditambah dengan witir 1 raka'at  salam,  hingga jumlahnya menjadi 11 rakaat. Hal ini adalah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW, ketika beliau melakukan shalat tahajud. Dalil ini dapat kita lihat pada hadits nabi SAW sebagai berikut : 
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ : كَانَ النَّبيُّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  يُصَلِّي مِنَ اللَّيْلِ مَثْنَى مَثْنَى ، وَيُوتِرُ بِرَكْعَةٍ .مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ
"Dari Ibnu Umar Radiyallahu anhuma berkata, adalah Nabi SAW biasa melakukan shalat malam (tahajud) dua raka'at salam, dua raka'at salam, lalu witir satu raka'at" (Muttafaqun 'alaih) [HR.Bukhori No. 990 dan Muslim 749].

Shalat tahajud ini memang sangat berat bagi orang-orang yang imannya lemah karena shalat ini dikerjakan pada malam hari dan waktu yang dianjurkan adalah sepertiga malam yaitu selepas malam hingga memasuki shalat subuh.  
Hukum mengerjakan shalat tahajud adalah sunnah muakadah, yaitu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk diamalkan. 

Adapun dalil perintah shalat tahajud itu sendiri, terdapat dalam al-qur'an sebagai berikut : 
وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا  "Dan pada sebagian malam hari, shalat tahajud-lah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Rabb-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji" (QS, Al-Isra' : 79).

Tidak sedikit orang yang bertanya surat apakah yang dibaca ketika melaksanakan shalat tahajud?.  Setelah membaca Al-Faithah boleh juga dengan bacaan surat yang pendek sebagaimana kita baca surat pendek ketika shalat wajib.  
Rasullah SAW pernah mencontohkan bacaan surat pendek dalam shalat tahajudnya ketika beliau mengerjakan shalat tersebut.  Apa sajakah surat pendek shalat yang sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW. 
Kriteria yang utama surat yang dibaca Rasulullah SAW adalah surat-surat yang ringan. Ukuran surat yang ringan ini sangat subjektif bagi tiap-tiap orang. 
Subjektifitas atau membaca surat pendek ini dijelaskan oleh Allah dalam firman-Nya sebagai berikut : 
إِنَّ رَبَّكَ يَعْلَمُ أَنَّكَ تَقُومُ أَدْنَى مِنْ ثُلُثَيِ اللَّيْلِ وَنِصْفَهُ وَثُلُثَهُ وَطَائِفَةٌ مِنَ الَّذِينَ مَعَكَ وَاللَّهُ يُقَدِّرُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ عَلِمَ أَنْ لَنْ تُحْصُوهُ فَتَابَ عَلَيْكُمْ فَاقْرَءُوا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْآنِ 
"Sesungguhnya Rabb-mu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (shalat) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam, atau sepetiganya dan (demikian pula), segolongan orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur'an". (QS, Al-Muzzammil : 20) 

Yang dimaksud bacalah yang mudah bagimu dari Al-qur'an ketika kamu shalat tahajud,  adalah 4 surat yang pernah dicontohkan Rasulullah SAW, sebagai berikut :

1. Surat An-Naas.
Yang artinya : Aku berlindung kepada Tuhannya Manusia, Raja Manusia, Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia dari (golongan) jin dan manusia

2. Surat Al-Falaq.
Yang artinya : Aku berlindung kepada Tuhan yang mengusai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki. 

3. Surat Al-Ikhlas.
Surat Al-Ikhlas itu serupa dengan sepertiga Al-Qur'an, sehingga membaca surat al-ikhlas saat shalat tahajud seperti menghatamkan Al-Qur'an, tetapi bagi yang betul-betul sanggup menghatamkan al-Qur'an. maka boleh membacanya secara keseluruhan isi al-qur.an. Dan bagi yang tidak sanggup, dia tetap tahajud dan membaca surat Al-Ikhlas. Dan saya yakin semua sudah hafal dengan surat Al-Ikhlas ini. 
Arti dari Surat Al-Ikhlas : "Katakanlah (Muhammad), Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, Allah tempat meminta segala sesuatu. Allah tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia" 

4. Surat Al-Humazah.
Surat ini menggambarkan celakalah orang-orang yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya, dan sesungguhnya harta itu tidaklah kekal. 
Arti dari surat ini secara keseluruhan adalah : "Celakalah bagi setiap pengumpat dan pencela, yang mengumpulkan harta dang menghitung-hitungnya dia (manusia) mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya, Sekali-kali tidak. Pasti dia akan dilemparkan ke dalam (neraka) Huthamah. Dan tahukah kamu apakah (neraka) Huthamah itu?, (yaitu) api yang dinyalakan yang (membakar) sampai ke hati. Sungguh api itu ditutup rapat atas (diri) mereka. (Sedang mereka itu) Sedang mereka itu diikat pada tiang-tiang yang panjang" . (QS, Al- Humazah). 

Pembaca budiman, itulah 4 surat pendek yang Rasulullah SAW pernah contohkan. Dengan mengetahui hal ini, artinya kita dapat memperbaiki shalat tahajud yang kita lakukan. Semoga Allah SWT selalu memudahkan segala urusan setiap hamba yang ingin mendekat kepada-Nya. Aamiin. 
Wallahu'alam Bishawab. 

Demikian uraian singkat materi "Ada 4 Surat Pendek Yang Dianjurkan Nabi SAW Ketika Shalat Tahajud". Semoga bermanfaat dan dapat kita amalkan dengan ikhlas semata karena Allah.

0 Response to "Ada 4 Surat Pendek Yang Dianjurkan Nabi SAW Ketika Shalat Tahajud. "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel