Nabi SAW. Adalah Pembawa Kabar Gembira Dan Sekaligus Pemberi Peringatan.


Kajian Khazanah Islam (katagori posting Aqidah)
Rasiyambumen.com


Surat Al-Baqarah ayat 119, Allah SWT. menyatakan bahwa Nabi SAW Adalah Pembawa Kabar Gembira dan Sekaligus Pemberi Peringatan"Sesungguhnya Kami mengutusmu (Muhammad) dengan haq sebagai pembawa kabar gembira (basyiran) dan pemberi peringatan (nadziran)".  

Agama Islam adalah agama yang meluruskan ajaran-ajaran terdahulu yang telah banyak disimpangkan oleh pengikutnya setelah Nabinya wafat. Islam juga melengkapi ajaran-ajaran terdahulu yang belum sempurna. Oleh karena itu, Islam adalah ajaran yang sudah paripurna. Ia sudah lengkap dan matang untuk dijadikan sebagai jalan kehidupan dan jalan kematian serta jalan datang atau jalan pulang. 

Selain itu, Islam juga menggabungkan ajaran-ajaran dari para nabi terdahulu sebagai sebuah ajaran yang indah dan fitrah. Di antara yang digabungkan (dan tentu saja mengalami revisi) adalah ajaran Nabi Musa AS. dan Nabi Isa AS. 
Nabi Musa dan Nabi Isa adalah dua diantara para nabi dari Bani Israil. Mereka berdua diutus kepada umat bani Israil untuk menyeru ketauhidan mereka.  

Nabi Musa membawa sebuah kitab suci bernama Taurat dan Nabi Isa membawa Injil. Taurat secara etimologi berarti pengajaran ; bisa juga diartikan sebagai ajaran. Oleh karena itu, Taurat merupakan kitab yang didalamnya terkait hukum Tuhan yang merupakan ajaran umat Nabi Musa AS. Ia merupakan sumber ajaran agama yang harus dikerjakan umatnya. Di dalam  isi Taurat diantaranya adalah 10 perintah Tuhan yang semua isinya berupa hukum yang memuat perintah dan larangan. Jika dilanggar oleh umatnya kala itu akan mendapat hukuman dengan tegas.  

Sementara, Injil secara etimologi bermakna kabar gembira. Dan di dalamnya diajarkan welas asih terhadap sesama. Oleh karena itu, Nabi Isa merupakan misioner welas asih sehingga beliau mengajarkan kepada umatnya untuk menyerahkan pipi yang kanan ketika pipi yang kiri ditampar. Ini karena ajarannya mengandung welas asih yang sangat luhur. Dengan kedua ajaran agama itu maka didapatlah nilai yang seimbang dan tidak berat sebelah. 

Pasca Nabi Musa, hukum ditegakkan terlampau tegas sehingga mengeliminasi nila-nilai welas asih. Sementara, pasca Nabi Isa , nilai-nilai welas asih justru mengebiri penegakkan hukum yang tegas tersebut. Oleh karena itu, keduanya menjadi tidak seimbang. 

Maka ketika Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah untuk menyampaikan berita gembira dan sekaligus pemberi peringatan, ajaran yang memuat hukum dan welas asih itu menjadi lebih indah dan seimbang, proporsional sehingga penegakkan hukum tidak mengeliminasi nilai-nilai wealas asih, dan nilai-nilai welas asih juga tidak mengebiri penegakkan hukum. Islam merangkum Taurat dan Injil dengan harmonis sehingga Islam merupakan ajaran sempurna, paripurna dan proporsional. 

Hal itu ditegaskan bahwa pengutusan Rasulullah saw. adalah sebagai pembawa kabar gembira dan sekaligus sebagai pemberi peringatan.  Pernyataan tersebut termaktub dalam ayat al-Qur'an yaitu di surat Al-Baqarah ayat 119. sebagaimana yang sudah ditulis pada awal materi ini di atas.  

Dalam ayat tersebut, ditegaskan bahwa Rasulullah SAW. merupakan sosok seorang Nabi dan Rasul yang diutus guna pembawa kabar gembira (basyiran) dan sekaligus sebagai pemberi peringatan (nadziran).  
Kabar gembira merupakan ajaran yang ditonjolkan oleh Injil sebagai definisinya secara etimologi.

Sementara, peringatan merupakan ajaran yang ditonjolkan oleh Taurat karena di dalamnya termuat ajaran-ajaran hukum dan bagi orang yang melanggarnya akan mendapat peringatan keras alias hukuman yang tegas.  Maka dengan demikian Islam memangku dengan indah kedua poin penting yang merupakan inti ajaran Taurat dan Injil, yakni hukum yang tegak dan nilai-nilai yang welas asih yang lurus.  Dengan konteks tersebut, maka nyatalah bahwa Islam merupakan agama yang sempurna. Ia mengajarkan hukum yang tegak sebagai bentuk keadilan dan nilai-nilai welas asih sebagai bentuk-bentuk kelembutan dan ampunan. 

Demikian uraian singkat Nabi SAW Adalah Pembawa Kabar Gembira dan Sekaligus Pemberi Peringatan. Semoga bermanfaat dan menjadi tambahan wawasan dalam beragama.  

0 Response to "Nabi SAW. Adalah Pembawa Kabar Gembira Dan Sekaligus Pemberi Peringatan. "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel