KISAH THALHAH BIN UBAIDILLAH

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ 
Assalamu'alaikum wr.wb.  Kajian Islam (Katagori Kisah) 
Pembaca budiman, jumpa kembali dengan saya pada Kajian Islam,   dan sebelum telah dikupas materi Kisah Abdullah bin Jahsyi kembali dan akan saya sajikan Kisah Pahlawan Islam di saat awal-awal Rasullah saw. menegakkan kalimat Tauhid yang penuh dengan perjuangan dan perlawanan dari musuh-musuh Islam pada saat itu.  
Thalhah bin Ubaidillah adalah seorang shahabat Nabi yang berasal dari suku Quraisy. Nama lengkapnya adalah Thalhah bin Usman bin Ka'ab bin Said.  Dalam buku tokoh-tokoh besar Islam sepanjang sejarah disebutkan bahwa Thalhah termasuk orang bijak, ulama kaum quraisy dan termasuk salah satu di antara delapan orang yang mula-mula masuk Islam. Ia masuk Islam di tangan Abu Bakar Ash-Shiddiq. Karenanya ia dan Abu Bakar dijuluki A-Qarinain (dua sahabat akrab). Beliau masuk Islam dengan perantara Abu Bakar Siddiq ra. Thalhah adalah seorang pemuda Quraisy, ia memilih profesi sebagai saudagar. Meski masih muda Thalhah punya kelebihan dalam strategi berdagang ia cerdik dan pintar hingga dapat mengalahkan pedagang-pedagang lain yang lebih tua.
1. Kisahnya masuk Islam 
Pada suatu ketika Thalhah dan rombongan pergi ke Syam. Di Bushra, Thalhah mengalami peristiwa menarik yang mengubah garis hidupnya. Tiba-tiba seorang pendeta berteriak-teriak, Wahai para pedagang adakah di antara tuan-tuan yang berasal dari kota Makkah? Ya aku penduduk Makkah" sahut Thalhah 'Sudah munculkah orang di antara kalian orang bernama Ahmad? tanyanya, "Ahmad yang mana ? Ahmad bin  Abdullah bin Abdul Muthalib. Bulan ini pasti muncul sebagai Nabi penutup para Nabi. Kelak ia akan hijrah dari negerimu ke negeri berbatu-batu hitam yang banyak pohon kurmanya. Ia akan pindah ke negeri yang subur makmur, memancarkan air dan garam. Sebaiknya engkau segera menemuinya wahai anak muda" sambung pendeta itu. Ucapan pendeta itu begitu membekas di hati Thalhah hingga tanpa menghiraukan kafilah dagang di pasar ia langsung pulang ke Makkah   Setibanya di Makkah, ia langsung bertanya kepada keluarganya "Ada peristiwa apa sepeninggalku"? Ada Muhammad bin Abdullah mengatakan dirinya Nabi dan Abu Bakar telah mempercayai dan mengikuti apa yang dikatakannya, jawab mereka  :Aku kenal Abu Bakar dia seorang yang lapang dada, penyayang dan lemah lembut, Dia pedagang yang berbudi tinggi dan teguh. Kami berteman baik, banyak orang menyukai majelisnya, dia ahli sejarah Quraisy, gumam Thalhah. 
Setelah itu Thalhah langsung mencari Abu Bakar " Benarkah MUhammad bin Abdullah telah menjadi Nabi dan engkau mengikutinya? "betul"  Abu Bakar menceritakan kisah Muhammad sejak peristiwa di gua Hira' sampai turunnya ayat pertama. Abubakar mengajak Thalhah untu masuk Islam, Usai Abu Bakar berscerita Thalhah ganti bercerita tentang pertemuannya dengan pendeta Busra , Abu Bakar tercengang , Lalu Abu Bakar mengajak Thalhah untuk menemui Muhammad dan menceritakan peristiwa yang dialaminya dengan pendeta Bushra. Di hadapan Nabi Thalhah langsung mengucapkan du kalimat syahadat.
2. Pengorbanannya untuk Rasulullahsaw. 
Bersama dngan Rasulullah, saw ia ikut dalam Perang Uhud, Perang Huanin dan Perang Tabuk, dalam perang Uhud, Rasululullah saw. menggelari Thalhah Al Khair (orang baik) sementara dalam perang Hunain Beliau menggelari Thalhah Al-Jud (orang yang dermawan).  Sedangkan dalam perang Tabuk digelari Thalha Al-Fayyadh (priabadi yang pemurah) dan Ash-Shubaih  Al-Mulaih Al-Fushaih.  Beliau selalu menyertai perang Uhud dan menyumbangkan suatu sumbangan yang besar di dalam perang Uhud, beliaulah yang mempertahan kan Rasulullah saw. sehingga terhindar dari mata pedang musuh, sehingga putus jari-jari beliau.  Beliau telah melindungi Nabi saw. denga dirinya sendiri dan menahan panah dari terkena baginda dengan tangannya sehingga lumpuh jari-jarinya, ia menderita luka parah yang luar biasa, Kemudian ia mengendong Beliau dan membawanya naik ke puncak bukit . Ia tergolong shabat yang kaya raya dan gemar berderma. Tentang Thalhah, Rasululullah saw. mengatakan "Thalhah dan Zubair keduanya adalah tetanggaku di surga" .  Beliau juga mengatakan "Siapa yang ingin melihat seorang syahid berjalan di muka bumi, hendaklah ia melihat Thalhah ibnu Ubaidillah.
3. Thalhah wafat di kubu Mu'awiyah            
Thalhah bin Ubaidillah meninggal dunia pad tahun 36 Hijrah bersamaan 656 Msehi Thalhah wafat pada usia 60 tahun dan dikubur disuatu tempat dekat padang rumput di Bashra' Beliau meninggal dunia terkena panah pada peperangan Jamal. Sewaktu terjadi petempuran 'Aljuamal" Thalhah (di pihak lain) bertemu dengan Ali ra. dan Ali ra, memperingatkan agar ia mundur ke barisan paling belakang. Sebuah panah mengenai betisnya maka dia segera dipindahkan ke Bashra dan tak berapa lama kemudian karena lukanya yang cukup dalam ia wafat.  Tidak ada kegembiraan paling diharapkan shabat Rasulullah saw. melebihi kedudukan yang disandangkan Baginda kepada Thalhah bin Uabidillah yang tidak heranlah hatinya tenteram mendengar kata-kata itu. Dialah insan yang akan hidup dan mati termasuk seorang mereka yang menepati benar apa dijanjikan Allah, dan dia tidak terkena fitnah dan tidak mendapat kesukaran.   Rasulullah saw. pernah berkata kepada para sahabat, "orang ini termasuk yang gugur dan barang siapa senang melihat seorang syahid berjalan di atas bumi maka lihatlah Thalhah" Hal itu juga dikatakan Allah dalam firmannya :
مِّنَ الْمُؤْمِنِينَ رِجَالٌ صَدَقُوا۟ مَا عٰهَدُوا۟ اللَّـهَ عَلَيْهِ ۖ فَمِنْهُم مَّن قَضَىٰ نَحْبَهُۥ وَمِنْهُم مَّن  يَنتَظِرُ ۖ وَمَا بَدَّلُوا۟ تَبْدِيلًا 
 " Di antara orang-orang mukmin itu ada orang -orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah, maka diantara mereka ada yang gugur, Dan diantara meraka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikitpun tidak merubah janjinya." (QS Al-Ahzab : 23)  
Demikian kisah Pahlawan Islam di zaman Rasulullah saw. yang sungguh hampir seluruh jiwanya bahkan hartanya dicurahkan dengan  tulus dan begitu ikhlasnya. Thalhah bin Ubaidillah. Semoga memberikan keyakinan kita bahwa Agama islam adalah agama yang Haq dan pantas untuk tetap dipegang teguh seteguh Thalhah bin Uabidillah .
 

0 Response to "KISAH THALHAH BIN UBAIDILLAH"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel