Do'a Untuk Mayit Dan Dalil Kesaksian Baik, Kepada Mayit.

Do'a Untuk Mayat Setelah Dishalatkan

Rasiyambumen.com Kajian Khazanah Islam (kategori posting Mu'amalah)

Pembaca budiman, Bimbingan dan Ridha-Nya semoga selalu tercurah serta mengiringi kita dalam segala aktivitas di dunia ini, untuk meraih kebahagiaan dan mengharap Rahmat-Nya di Akhirat kelak. Aamiin...

Ada beberapa doa kepada mayit yang telah disholatkan oleh jamaah/peta'ziah. Penulis ingin menyampaikan dua jenis doa yang dapat dibaca oleh imam atau ustadz yang memimpin doa tersebut. Adapun jenis doanya adalah sebagai berikut : 

1. Dapat dibacakan dengan doa ini : 
Artinya : "Ya Allah curahkan rahmat atas Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad. Ya Allah, dengan berkahnya surat Al-Fatihah, bebaskanlah dosa kami dan dosa mayat ini dari siksa api neraka. (dibaca 3 x). 
Ya Allah curahkanlah rahmat dan berikanlah ampunan kepada mayat ini. Dan jadikanlah tempat kuburnya taman yang nyaman dari surga, dan janganlah Engkau menjadikan kuburnya itu lubang jurang neraka. Semoga Allah memberi rahmat kepada semulia-mulianya makhluk-Nya yaitu junjungan Nabi Muhammad dan keluarganya serta sahabat-sahabatnya sekalian. Semoga puji bagi Allah Tuhan semesta alam". 

2. Dapat juga dibacakan dengan doa ini : 
Artinya : "Ya Allah, ampunilah, rahmatilah, bebaskanlah dan lepaskanlah dia. Mulikanlah tempat tinggalnya, luaskankan dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih lagi sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan kain putih, yang bersih dari kotoran, dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik, daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, serta istri (suami) yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia dalam surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya, dan dari siksa api neraka. 
Ya Allah janganlah Engkau menghalangi kami, akan pahala beramal kepadanya, dan janganlah Engkau menyesatkan kami sepeninggal dia dengan mendapat rahmat-Mu wahai Allah yang maha belas kasihan. Segala puji bagia Allah Tuhan semesta Alam".  
Keterangan : untuk mayit wanita kalimat "hu" diganti dengan "ha" misalnya Allahumma firlahu diganti Allahumma firlaha.  

Itulah kedua jenis doa untuk mayat yang baru saja disholatkan sebelum diantarkan ke kuburan untuk dimakamkan. 
Pada umumnya setelah kita selesai berdoa dari pihak keluarga atau ustadz yang berdoa akan disertai kata untuk kesaksian kepada mayat, bahwa si mayat ini baik selama hayatnya di dunia ini : Dan yang sering diucapkan oleh Ustadz atau Imam Shalat adalah sebagai berikut :  "هل الجثة خير؟". (Hal Jatsati Khair?)  "Apakah Si Mayat Khair?". Lalu dijawab oleh jamaah "Khair !" 

Manfaat Isyhad (bersaksi untuk mayat) dan Dalil yang menjelaskannya berdasarkan Hadits Shoheh. 
Tak jarang, ketika ada kematian, sebelum jenazah diberangkatkan menuju pemakaman, banyak sekali tetangga rumah dan lingkungan sekitarnya hingga ada orang yang tak dikenal juga ikut hadir untuk berta'jiah atau melayat dan akan memberikan kesaksian "baik", untuk mayat atau jenazah hal ini dimungkinkan sebagai bukti bahwa jenazah/mayit adalah orang yang baik selama hidupnya. 

Kesaksian baik tersebut, sangatlah bermanfaat bagi si mayat atau jenazah, karena dengan saksi orang-orang tersebut, dia (si mayit) akan menuju ke pengadilan Allah dengan membawa bekal kesaksian yang diberikan oleh para peta'jiah atau pelayat tadi. 

Adapun kesaksian baik, kepada si mayat memiliki landasan yang jelas didasarkan dengan dalil atau hadits di bawah ini : 
Dalil Pertama : 
"Tidaklah empat orang Muslim bersaksi bahwa seorang jenazah itu orang baik, maka Allah memasukan ia ke syurga, maka kami berkata : Bagaimana jika cuma tiga orang yang bersaksi? Beliau SAW bersabda "walau tiga", lalu kami berkata : Jika cuma dua?, Beliau SAW bersabda "walau cuma dua" lalu kami tak bertanya jika hanya cuma satu". (HR. Shohih Bukhaari). 

Dalil Kedua : 
"Orang-orang lewat membawa satu jenazah, mereka yang disekitarnya memujinya dengan kebaikan, maka Rasulullah bersabda : "Wajabat". Kemudian lewat lagi orang-orang membawa jenazah, mereka mencelanya dengan kejelekan, maka Rasulullah bersabda : "Jenazah ini yang kalian puji dengan kebaikan wajib baginya syurga, dan orang ini yang kalian cela dengan kejelekan wajib baginya neraka, kalian adalah para saksinya Allah di muka bumi". (HR. Bukhari) hadits serupa juga diriwayatkan oleh Muslim, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Nasai"
Kalau kita cermati dalam hadits kedua ini, bahwa seolah kita dianjurkan untuk bersaksi dengan mengatakan baik terhadap mayit yang kita persaksikan sebab, kita termasuk para saksi Allah yang ada di bumi.

Dalil Ketiga :  
"Tidaklah seorang muslim meninggal, kemudian empat orang tetangganya yang paling dekat memberikan kesaksian kepadanya (mayit) bahwa mereka tidak mengetahui dari orang yang tersebut kecuali kebaikan, kecuali Allah berfirman : "Aku terima ucapan kalian dan Aku ampuni apa yang tidak kalian ketahui" (HR. Ahmad, Ibnu Hibban, dan Hakim) jalur Hammad bin Salamah dari Tsabit dari Anas.  

Dan Dalil keempat : 
'Afan bercerita padaku, Dawud bin Abi Al-Furat bercerita padaku dari Abdillah bin Buraidah dari Abi Al-Aswad Ad-Du'ali, ia berkata : "Aku tiba di Madinah ketika di sana terjadi wabah penyakit, Aku duduk mendekati Umar bin Khattab, lalu lewatlah jenazah diantara mereka, kemudian dipujilah jenazah itu dengan pujian baik, kemudian Umar berkata "Wajib". Kemudian lewatlah jenazah yang lain dan dipujilah dengan pujian buruk, lalu Umar berkata "Wajib"  Abu Al-Aswad mengatakan, lalu aku bertanya apa maksud "wajib" tersebut wahai Amirul Mukminin?. Aku berkata seperti apa yang dikatakan Rasulullah SAW, bahwa setiap muslim yang disaksikan 40 orang dengan kebaikan, maka Allah akan memasukkan ke surga. Kami bertanya jika tiga orangkah?, beliau menjawab : dan tiga orang. Kami bertanya dan jika dua orangkah?, beliau mejawab dan dua orang. Dan kami tidak menanyakan kepada beliau dari satu orang. (HR. Al-Bukhari)

Dari dalil-dali yang telah kami tulis di atas, dapat memberi gambaran akan kebaikannya memberi kesaksian "baik" untuk jenazah, karena hal tersebut sangat bermanfaat bagi jenazah ketika kelak di alam kubur dan akhirat. 
Apakah kita berat memberikan kesaksian baik, buat sesama muslim, apalagi orang terdekat kita, keluarga kita, tetangga kita, walaupun jenazah pernah berbuat salah kepada kita, marilah kita lapangkan ma'af kepadanya, mengingat tak selamanya dia hidup, hanya berbuat kejelekan. Pasti walaupun sekecil debu, dia pernah melakukan kebaikan, bukankah saling mema'afkan adalah salah satu sunnah Rasul SAW, dan itu perintah agama. 

Oleh sebab itu pemberian kesaksian baik, kepada orang-orang sekitar kita, pasti sangat kita harapkan, sebab dengan saksi baik itu, dapat menjadi bekal kita kelak di akhirat bahwa ada orang di dunia yang bersaksi bahwa kita pernah melakukan perbuatan atau amalan baik ketika di dunia. 
Mari disisa umur kita ini, berusaha berbuat baik kepada semua orang, agar nanti orang-orang yang kita beri kebaikan, menjadi saksi di akhirat, bahwa kita semua pernah berbuat baik ketika di dunia. Aamiin.

Demikian uraian singkat materi "Do'a Untuk Mayit Dan Dalil Kekasksian Baik, Kepada Mayit". Semoga bermanfaat, dan dapat kita amalkan dengan penuh keikhlasan hanya karena Allah Semata. Wallahu "alam.

0 Response to "Do'a Untuk Mayit Dan Dalil Kesaksian Baik, Kepada Mayit. "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel