Jangan Bosan Mendoakan Mereka Yang Sudah Wafat.

Istiqamah bacakan doa untuk yang sudah wafat..
Rasiyambumen.com Kajian Khazanah Islam (kategori posting Do'a)
Pembaca budiman, Bimbingan dan Ridha-Nya semoga selalu tercurah dan mengiringi kita dalam segala aktivitas di dunia ini, untuk meraih kebahagiaan dan mengharap Rahmat-Nya di Akhirat kelak. Aamiin...

Apa yang menjadi alasan dari judul artikel ini "jangan bosan mendoakan mereka yang sudah wafat". Hal ini semata-mata mentaati anjuran Rasulullah SAW, agar kita selalu mendoakan yang sudah wafat. Anjuran ini adalah bagian dari sunnah beliau untuk umatnya. Barangsiapa mengikuti sunnahnya maka akan digolongkan sebagai bagian dari beliau (Nabi SAW).
Dan yang demikian adalah menandakan cintanya kepada Rasulullah saw. Siapa yang mencintai Rasulullah, maka ia juga termasuk orang yang patuh dan taat kepada Allah SWT.  
Dalam sebuah hadits terkait dengan mayat Rasulullah SAW bersabda : 

"Seorang mayat dalam kuburnya seperti orang tenggelam yang sedang meminta pertolongan. Dia menanti-nanti Do'a dari ayah, ibu, anak, dan kawan yang terpercaya. Maka jika doa itu sampai kepadanya maka itu lebih ia sukai daripada dunia berikut segala isinya. Dan sesungguhnya Allah menyampaikan doa penghuni dunia untuk ahli kubur sebesar gunung. Adapun hadiah/pemberian orang-orang yang hidup kepada orang-orang yang mati, memohonkan istighfar kepada Allah SWT, untuk mereka dan bersedekah atas nama mereka". (HR. Ad-Dailami). 
Pada hadits diatas ditegaskan bahwa orang yang sudah mati, sesungguhnya masih dapat menerima kiriman berupa doa-doa kebaikan yang dibacakan oleh sanak keluarga atau temana-teman khusus yang ditujukan untuknya. 

Dan hadits di atas menjelaskan, begitu gembiraanya orang-orang yang telah mati ketika mendapat  kiriman doa yang nilainya melebihi daripada dunia berikut isinya. Allah memberikan doa penghuni dunia kepada mereka di alam kubur sebsar gunung. Dalam riwayat hadits lain juga ditegaskan bahwa orang yang telah mati, tetap bahkah terus menerus mendapat pahala dari beberapa hal ; amal jariyah, ilmu yang bermanfaat yang diamalkan, dan dari doa anak yang sholeh. 
Rasulullah SAW  bersabda : 
"Jika anak Adam (manusia) mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara : amal jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak shalaeh yang mendo'akan kepadanya" (HR. Muslim). 

Sebagaimana dijelaskan dalam hadits di atas, doa untuk orang mati yang sangat diharapkan adalah doa istighfar atau permohonan ampum. Maka sudah menjadi tuntunan yang lazim ketika kita mendo'akan mayat yang baru di-shalatkan dan akan dimakamkan di pemakaman, dianjurkan untuk mendo'akan kepada mayat sebagai berikut : 
Artinya : "Ya Allah ampunilah dia, kasihanilah dia, sejahtrekanlah dia, ampunilah dosa dan kesalahan. Muliakan kedatangannya, dan luaskan tempat tinggalnya, bersihkan dia dengan air salju dan embun, Bersihkan dia daripada segala dosa sebagimana kain putih yang bersih daripada kotoran, dan gantikanlah rumah yang lebih baik daripada rumah yang dahulu, dan gantikanlah baginya ahli keluarga yang lebih baik daripada keluarga yang dahulu, dan peliharalah (hindarkanlah) daripada siksa kubur dan azab api neraka". 

Kalau kita cermati doa yang dibacakan oleh yang masih hidup kepada si mayat maka doa itu diawali dengan bacaan istighfar atau permohonan ampun. Dan dilanjutkan hingga akhir doa, dengan penutup jauhkan dari fitnah dan dari siksa api neraka. 
Hal ini dilakukan oleh Rasulullah SAW apabila beliau telah selesai menguburkan jenazah. Dalam haditst lain Rasulullah bersabda : 
"Ketika Nabi selesai menguburkan orang mati, dia berdiri di atasnya dan berkata : Mintakanlah ampunan untuk saudara kalian, dan mohonkanlah keteguhan untuknya, karena sesungguhnya ia sekarang sedang ditanya". (HR. Abu Daud).
Bahkah beliau tidak hanya menyuruh, tetapi juga melakukannya langsung. 
Disebutkan beliau berdoa untuk orang-orang yang mati lalu dikuburkan di pemakaman Baqi Gharqad , sebagai berikut : 
"Ya Allah, ampunilah orang-orang yang dikuburkan di Baqi Gharqad" (HR. Muslim). 
Doa istighfar atau ampunan itu penting untuk disampaikan terutama oleh sanak keluarganya karena merekalah yang paling dekat baik secara senasab maupun hubungan sosialnya. Disamping itu hal ini merupakan bentuk nyata kukuhnya ikatan batin kekeluargaan kepada para ahli waris kubur dengan cara berdoa terutama memohonkan ampunan disamping doa lainnya. Jadi ikatan batin itu tidak akan pernah putus meskipun kematian telah memisahkan kita di alam yang lain. Ikatan itu akan tetap ada selamanya. 

Dekian uraian singkat "Jangan Bosan Mendo'akan Mereka Yang Sudah Wafat. Semoga bermanfaat dan dapat kita amalkan dengan istiqamah. Aamiin.

0 Response to "Jangan Bosan Mendoakan Mereka Yang Sudah Wafat. "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel