Kesalahan Dalam Shalat Beserta Koreksinya, Sesi ke-2

Yang benar tangan tidak rapat ke lantai.
Kajian Khazanah Islam (katagori posting Sholat)

Pembaca budiman, semoga Rahmat serta Bimbingan-Nya selalu menyertai kita dalam seluruh aktivitas di dunia ini, untuk meraih kebahagiaan dan mengharap Ridho-Nya di Akhirat kelak. Aamiin...

Rasiyambumen.com, mempost ; kesalahan dalam shalat beserta koreksinya sesi ke-2. Pada posting yang terdahulu telah saya sajikan Sesi ke-1 sampai no.urut 13. Mari kita lanjutkan pada sesi ke-2 berikut ini : 

14. Kesalahan
  • Sebagian orang ada yang berlebihan sewaktu mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga, hingga kedua ibu jari menyentuh kedua daun telinganya.

     Yang benar
  • Disunnahkan dalam mengangkat kedua tangan sewaktu takbiratul ihram dan takbir-takbir selanjutnya, agar kedua tangan sejajar dengan kedua pundak atau kedua telinga tetapi ibu jari tanpa menyentuh kedua daun telinga dan telapak tangan menghadap ke kiblat, bukan miring ke depan.
Baca juga ini : Tata Cara Berdzikir dan Keutamaannya.

15. Kesalahan
  • Takhasshur di dalam shalat, yaitu dengan menaruh kedua tangan pada pinggang.  

    Yang benar
  • Disunnahkan menaruh kedua tangan pada tengah dada. Tindakan di atas, menaruh tangan pada pinggang, ulama mengatakan makruh.

16. Kesalahan : 
  • Seseorang yang ketinggal shalat jamaah, lalu ada orang lain yang ingin berjamaah dengannya untuk memperoleh keutamaan jamaah, lalu posisi makmum mundur sedikit kebelakang, dan imam maju sedikit ke depan.
      Yang benar :
  • Apabila dua orang melaksanakan shalat berjamaah maka makmum berdiri sejajar di sebelah kanan imam dalam satu jalur. Imam tidak perlu maju sedikit dan makmum tidak mundur sedikit.  
17. Kesalahan :
  • Sebagian orang, bila berdiri dalam baris (shaf) mereka mensejajarkan ujung-ujung jemari kedua kakinya, tujuannya untuk penyamaan atau pelurusan barisan.
     Yang benar :
  • Bahwa meluruskan barisan dalam shaf, hendaknya dengan mensejajarkan bahu/pundak dan tumit. Bukan dengan ujung-ujung jemari kedua kakinya.
18. Kesalahan :
  • Menggerak-gerakkan jari telunjuk pada keadaan/posisi berdiri sewaktu imam membaca ayat-ayat al-quran yang menunjukkan keagungan Allah, maka tidak dibenarkan. 
      Yang benar : 
  • Terdapat dalil yang kuat dari Nabi saw. yang menjelaskan bahwa menggerakkan jari telunjuk itu, pada posisi tasyahud. Selain posisi itu maka tidak disyariatkan menggerakan telunjuk jari. 
19. Kesalahan :
  • Meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri dekat tenggorokan atau pada tenggorkan.
      Yang benar :
  • Bahwa meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri itu tepatnya pada tengah dada. Adapun meletakkan pada tenggorokan (nahr) atau di dekatnya maka hal itu tidak seyogyanya, karena dikatagorikan berlebihan dan semua tindakan berlebihan tidak dibenarkan. 
Baca juga yang ini : Syarat dan Kriteria menjadi Imam Sholat.
20. Kesalahan :
  • Meninggalkan bacaan surat al-Fatihah dalam shalat yang bacaanya jahriyah (dikeraskan) padahal masih ada sisa atau longgar waktunya, pada waktu diamnya imam (setelah membaca al-Fatihah), dengan dalih hal itu cukup oleh imam saja. 
     Yang benar :
  • Wajib bagi makmum untuk membaca surat al-Fatihah baik dalam shalat jahriyah (dikeraskan) ataupun shalat sirriyah (dipelankan) meskipun imam tidak diam (setelah membaca al-Fatihah), di dalam shalat bacaan jahriyah. Jika imam diam, maka makmum membaca surat al-Fatihah. Jika imam langusng membaca surat dari alquran yang lain, maka makmum disunnahkan mempercepat bacaan al-Fatihahnya.
Demikian uraian tentang kesalahan dalam shalat beserta koreksinya, Sesi ke-2. Semoga bermanfaat dan ikuti terus untuk Sesi ke-3 yang akan datang. 

0 Response to "Kesalahan Dalam Shalat Beserta Koreksinya, Sesi ke-2"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel